Switch Case pada Pemrograman Java


Balik lagi dengan saya, maaf yah udah lama vakum lagi ngurus UAS. Kali ini kita akan belajar memahami switch case pada pemrograman Java. Penyataan percabangan kedua yang dimiliki Java adalah switch.

Pernyataan switch lebih jarang digunakan, tetapi sering bermanfaat apabila kita ingin menuliskan percabangan multi arah. Pernyataan switch memiliki bentuk sebagai berikut.
switch (ekspresi) {   
   case nilai1:       
      perintah1       
      break;   
   case nilai2:       
      perintah2       
      break;   
   case nilai3:       
      perintah3       
      break;   
      default:       
   perintah_lain }
Di sini pernyataan switch akan mencari nilai ekspresi yang sesuai dengan nilai-nilai yang didaftarkan pada pernyataan case. Jika salah satu nilai ditemui, maka program akan melompat ke cabang case tersebut dan melakukan perintah yang terdapat di sana. Jika tidak ditemui, maka program akan melompat ke perintah yang terdapat pada pernyataan default.

Pernyataan break di atas sebetulnya tidak harus selalu ada. Tetapi, perintah break di sini memerintahkan komputer agar segera keluar dari blokswitch apabila perintah tersebut telah selesai dilaksanakan.

Apabila perintah break tidak diberikan, maka program akan terus mengeksekusi perintah lain meskipun sudah berada di luar nilai yang tertera dalam pernyataan casenya. Misalnya, lihat kode berikut ini :

switch (N)
    case 1:
       System.out.println("Angka tersebut bernilai 1");
       break;
    case 2:
    case 3:
    case 4:
    case 5:
       System.out.println("Angka tersebut bernilai 2, 3, 4, atau 5");
       break;
    case 6:
    case 7:
    case 8:
       System.out.println("Angka tersebut bernilai 6, 7, atau 8");
       break;
       default:
          System.out.println("Angka tersebut tidak bernilai 1 - 8");
}


Salah satu aplikasi di mana pernyataan switch berguna adalah untuk memproses menu. Menu memiliki beberapa pilihan dan user akan diminta untuk memilih suatu pilihan.

Kita dapat menggunakan switch untuk menginstruksikan komputer untuk melakukan tugas tertentu sesuai dengan menu yang dipilih oleh user.

Jika kamu ingat pernyataan main() pada program Java, pernyataan main memiliki parameter String[]args, di mana args merupakan argumen yang diberikan pada saat program dijalankan melalui konsol.

Biasanya argumen yang diberikan berupa opsi bagaimana program harus dilaksanakan. Di sini pernyataan switch juga berguna untuk memilih bagaimana program akan berjalan.

Jika kamu terbiasa atau pernah bergaul dengan Linux, maka tidak asing untuk menemukan perintah pada Linux seperti "ls -l" atau "tar xfz blabla". Di sini ls atau tar adalah nama program dan "-l" atau "xfz blabla" adalah argumen yang diberikan pada saat program dijalankan.

Nah itulah sedikit penjelasan untuk memahami struktur dari penggunaan switch case pada pemrograman Java.

Jika ada yang belum jelas silahkan bertanya pada kolom komentar. Selamat mencoba dan happy coding!

Junior Android Developer, blogger, college in Diponegoro University at Computer System Engineering.

Artikel Terkait

Previous
Next Post »